Anak-anak Paud Terpadu Ar Rahman Bakal Syuting di Kids Library Perpustakaan Palnam

Fungsi Area ruang baca anak (Kids Library) Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kalsel makin diperluas.

Tak sekedar tempat bermain dan belajar, Kids Library Perpustakaan Palnam pun dijadikan tempat berkarya.

Seperti yang akan dilakukan anak-anak Paud Terpadu Ar Rahman dan Lembaga Media Edukasi Indonesia yang akan melakukan kegiatan syuting di Kids Library Perpustakaan Palnam.

Rabiatul Adawiyah S.Pd alias Bunda Rara dari Paud Terpadu Ar Rahman mengatakan, tempat yang nyaman dan fasilitas yang lengkap jadi alasan kenapa memilih Kids Library Perpustakaan Palnam untuk syuting kegiatan yang direncanakan dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang.

“Selain itu juga mural bertema anak-anak di dinding pagar Perpustakaan Palnam membuat lokasinya cocok buat syuting video tema anak-anak. Kami mau bikin video tari dan lagu untuk anak-anak Paud kami,” katanya Selasa (16/7/2019).

Sementara Kepala Dispersip Kalsel, Hj Nurliani Dardie, menyampaikan, pihaknya selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin memanfaatkan Kids Library.

“Karena memang hal itu bagian dari pelayanan kami. Siapapun itu boleh berkarya di Perpustakaan Palnam,” kata dia.

Perpustakaan Palnam Banjarmasin terus membenahi.

Mulai dari karpet rumput, meja dan kursi anak, pagar pengaman anak sampai aneka permainan Alat Permainan Edukatif (APE) ditambah.

Yang menarik perhatian, ada dua cosplay berukuran orang dewasa yang nangkring menghibur anak-anak yang datang ke Kids Library Perpustakaan Palnam, nama beken Perpustakaan Daerah dan Arsip Kalsel.

Dua badut menyerupai tokoh kartun Sonic dan Mickey Mouse itu tampak menemani anak-anak yang bermain dan membaca buku di Kids Library Perpustakaan Palnam.

Selain itu dinding pagar juga dihiasi oleh mural karya seniman Banua.

Dijelaskan Kepala Dispersip Kalsel, Hj Nurliani Dardie, dua badut ini akan ditempatkan permanen di Kids Library Perpustakaan Palnam.

“Insyaallah ditempatkan permanen buat menemani anak-anak. Kebetulan ini milik pribadi saya waktu dulu di Dinas Perpustakaan Banjarbaru untuk keperluan car free day di Lapangan Murdjani,” kata Bunda Nunung.

Diharapkan semua yang baru itu memberikan kenyamanan anak-anak dalam menikmati bahan bacaan.

“Yang utama supaya anak-anak mau ke Perpustakaan dan ujung-ujungnya membaca buku. Itu yang utama, supaya menarik anak ke perpustakaan,” kata dia.

 

(banjarmasinpost.co.id/rahmadhani)