Agar Ngerumpi Efektif Mecegah Anak dari Kemunduran Moral

Master of Storyteller Indonesia, Bambang Bimo Suryono atau Kak Bimo, mendorong para orang tua agar menyadari pentingnya menyampaikan dongeng (storytelling) untuk membantu tumbuh kembang anak.

Sebab, menurut dia, sejauh ini cerita dongeng merupakan corong efektif yang memiliki daya tarik bagi anak-anak untuk menyerap nilai dan ilmu pengetahuan, serta mengubah sikap. Bimo menyampaikan pesan ini saat mengisi Workshop Bercerita di Kids Library milik Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalsel, pada Sabtu (6/7/2019).

Sekitar 50 lebih orang tua serta kakek dan nenek diundang Dispersip Kalsel untuk mengikuti workshop, sekaligus meramaikan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-26.

“Kita semakin khawatir dengan kemunduran moralitas dan religiusitas anak-anak. Maka dengan bercerita atau mendongeng, kita bisa mengantisipasi ancaman tersebut,” kata Bimo kepada banjarhits.id, Sabtu.

Bagi Bimo, untuk menjadi orang tua yang memiliki kemampuan storytelling tidak susah. Sepanjang orang tua masih bisa ngerumpi, maka sejauh itu pula ada peluang menguasai seni bercerita bisa terwujud.

“Keperluan kita hanya mengubah hobi ngerumpi yang tadinya negatif untuk membiasakan cerita. Dari hal itu, mudahan bisa jadi memberi makna yang lebih positif anak-anak,” ujarnya.

Ditambahkan Bimo, kemampuan story telling juga tak cuma urusan seorang perempuan. Seorang ayah memiliki peran yang tidak kalah penting untuk menopang cerita-cerita yang bernafaskan heroisme dan sejarah.

“Biasanya, ketika anak sudah menginjak umur 12, kita bisa mengubah jenis cerita menjadi sejarah dan ilmu pengetahuan lainnya dengan metode bercerita. Ini membantu anak untuk memahami dunia lebih luas lagi,” Kak Bimo melanjutkan.

Adapun Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalsel, Nurlani Dardie, mengatakan workshop bercerita ini merupakan ajang untuk meramaikan Harganas ke-26. Provinsi Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah agenda nasional ini.

“Selain workshop, tadi pagi Kak Bimo juga mengisi dongeng untuk anak-anak. Satu hari sebelumnya, kami juga mengunjungi Panti Asuhan anak Budi Mulia di Banjarbaru untuk berdongeng,” ujarnya.

Sumber : banjarhits.id