Ada Penonton Sumbang 300 Nasi Bungkus Menemani Lakon Semar Jatuh Hati

Halaman Perpustakaan Daerah Kalimantan Selatan Jln. Ahmad Yani Km 6 Banjarmasin, begitu ramai pengunjung pada Sabtu (9/12) malam, seiring dimulainya pertunjukan wayang Banjar pada malam itu.

Penonton yang memenuhi halaman dan depan panggung memang antusias menyimak aksi wayang yang dimainkan Dalang Ufik dari Desa Panggung, Barikin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Cinta di ujung malapetaka, demikian lakon dibawakan pada malam hingga menjelang subuh itu. Penonton pun tak bergeming hingga ceritanya tuntas.

Inti cerita adalah tokoh Semar yang jatuh hati pada seorang perempuan, namun harus bersaing dengan pemuda lain untuk merebut hati sang pujaan. Akhirnya Semar pun karindangan saurangan (kasmaran).

Kerinduan atas salah satu budaya lokal yang jarang ada di perkotaan yaitu wayang, menjadi pemicu masyarakat memenuhi halaman perpustakaan tersebut. Bahkan ada turis mancanegara yang turut menonton.

Saking gembiranya, bahkan ada penonton yang ikhlas hati menyumbang 300 nasi bungkus untuk penikmat wayang malam itu.

Kepala Dispersip Kalsel Hj Noorliani Dardie menyatakan, terima kasih perhatian masyarakat terhadap suguhan kesenian bekerjasama dengan Sanggar Anak Pandawa itu.

Pertunjukan wayang ini, ujarnya, untuk meramaikan bazaar buku Palnam Book Super Sale (PBSS). Selain iti karasmin bawayang ini juga untuk mengangkat seni budaya tradisi lokal yang kian hari kian tergerus arus global.

 

Sumber : Tribun Banjarmasin