Ada Fumigasi, Pelayanan Perpustakaan Kalsel Buka Lagi Senin

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), dalam 3 hari ini melakukan fumigasi di dua perpustakaan daerah, yakni yang berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani kilometer 6 dan Jalan Kapten Pierre Tendean Kota Banjarmasin.

Fumigasi tersebut dilakukan, agar koleksi buku terhindar dari gangguan hama seperti jamur, rayap, hama tikus, dan lainnya.

“Fumigasi adalah suatu tindakan untuk mencegah, mengobati, dan mensterilkan bahan pustaka dari gangguan serangga,” ungkap Plh. Kepala Dispersip Kalsel, Muhammad Ramadan, saat dihubungi via WhatsApp, Kamis (06/05/2021).

Dengan adanya pemeliharaan ini, aktivitas perkantoran dan pelayanan pun terhenti sementara, karena proses fumigasi yang menggunakan bahan zat kimia beracun.

“Apabila terhirup akan menyebabkan mual, pusing, muntah-muntah, pingsan, bahkan kematian,” tambah lelaki tampan tersebut.

Tindakan ini wajib pihaknya lakukan satu tahun sekali, untuk menjaga keselamatan buku atau arsip dari hama pengganggu.

“Hal tersebut harus dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun, untuk menjaga keselamatan arsip dari kerusakan yang disebabkan oleh hama perusak,” tukasnya.Kadispersip Kalsel

Kegiatan ini berlangsung dari Jumat (7/05) sampai dengan Ahad (9/05), dan pelayanan perpustakaan akan dibuka lagi pada Senin (10/05).

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Hj. Nurliani, yang sedang mengikuti Diklat Kepemimpinan II, berharap semua agenda yang telah direncanakan dapat berjalan baik, guna dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Pada prinsipnya, saya ingin semua kegiatan Dispersip bidang perpustakaan maupun kearsipan tetap berjalan sesuai rencana dan time schedule,” harapnya, melalui siaran persnya.

Sumber ; jurnalkalimantan.com