Acara mendongeng Dispersip Kalsel, dihadiri SMPN 1 Kertak Hanyar dan Mts Al-hamid Banjarmasin

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Kembali mengadakan acara mendongeng yang diisi Kak Dimas Guslaga seorang Pendongeng Nasional.

Kegiatan ini mendapat apresiasi langsung dari beberapa pihak, SMPN 1 Kertak Hanyar dan Mts Al-hamid Banjarmasin.

Hal inilah disampaikan oleh Gusti M Rizani selaku salah satu perwakilan guru pengajar SMPN 1 Kertak Hanyar, diruang Kids Library Perpustakaan Palnam, Rabu (18/3).

Menurutnya, saya sangat berterimakasih atas penyambutan dan penerimaannya yang hangat dan baik atas kunjungan anak-anak kita dari SMPN 1 kertak hanyar dalam mengikuti acara tersebut.

Dispersip Kalsel, mendongeng

“Alhamdulillah anak-anak kita gembira dan antusias dengan acara tersebut, serta Ruang baca yang enak dan nyaman, Karyawan perpustakaan yang baik, semoga bisa pertahankan kualitas yang sudah ada ini, serta tempat letak buku perlu ditambah,”ungkapnya.

Senada dengan Gusti perwakilan guru pengajar SMPN 1 Kertak Hanyar, Liana Hamid selaku Wali Kelas VIII mengungkapkan kunjungan kita ini sudah direncanakan untuk mendengarkan dongeng yang diadakan oleh Dispersip kalsel.

“Jadi anak-anak sangat antusias menyimak cerita dongeng yang disampaikan oleh kak dimas karena unik, mendongeng dengan boneka,”ucapnya.

Ia juga membeberkan anak-anak tidak hanya mendengarkan dongeng, tetapi juga menyempatkan membaca buku di sana.

Kita berharap dengan berkunjung dan mengikuti acara dongeng ini, anak-anak bisa menjadi orang yang cerdas, semoga Perpustakaan Daerah ini terus bisa ditingkatkan kualitasnya,” terangnya.

Sedangkan Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie menambahkan Kak Dimas tidak hanya sekedar mendongeng, akan tetapi dalam dongengnya selalu ada pesan yang baik dan bermanfaat bagi anak anak, dan bisa menumbuhkan Literasi minat baca terhadap mereka, agar selalu berkembang sampai dewasa memiliki pengetahuan yang luas.

“Semoga dengan didatangkannya Kak dimas di Perpustakaan Palnam, bisa menggerakkan Literasi pada anak-anak maupun masyarakat sekitar untuk bekal kehidupannya mendatang,”tutup Bunda Nunung panggilan akrabnya.

tajam.news