Perpustakaan Daerah Palnam Kalsel Bikin Betah Pengunjung

Kondisi Perpustakaan Palnam Banjarmasin yang nyaman ternyata telah membuat betah pengunjungnya untuk berlama-lama di sana, sekaligus mengundang decak kagum bagi yang pertama kali datang. Salah satu pengunjunga yang merasakan kenyamanan dan kekagumannya itu adalah Tista, Manajer Budayawaan Prie GS.
Menurut Tista, sosok Kadispersip Nurliani Dardie adalah figur kunci yang mampu mengubah wajah Perpustakaan Palnam menjadi  nyaman bagi para pengunjung dan pembacanya.

“Ketika beliau mengundang kami dengan langsung datang rumah kami, menjemput kami dan mendampingi kami selalu, dan wujud integritas ini tergambar jelas di perpustakaan yang ditangani beliau,” ucap Tista kepada Jejakrekam.com, Sabtu (8/2/2020).
Dia mengakui belum pernah melihat dan mendatangi perpustakaan yang sedemikian seriusnya dalam penataan dan pengelolaan perpustakaan. “Terlihat jelas integritas, kerja keras dan kesungguhan bunda dalam membangun dan mengembangkan perpustakaan,” katanya. “Pelayanan cepat dan ramah, dan suasana ruangan berasa di rumah dengan sofa-sofa yang homely sehingga saya merasa ini adalah privat library saya,” ungkap Tista.

Tista berharap bunda Nunung juga membangun tata nilai di dalam perpustakaan, sehingga suatu saat ketika Bunda Nunung sudah tidak menangani perpustakaan lagi, warisan itu tetap selalu ada. “Karena kami rindu perpustakaan seperti di Palnam,” pungkas Tista.

Sementara itu Bunda Nunung merasa tersanjung dipuji manajer Prie GS tentang pengelolaan Perpustakaan Palnam. Dia mengaku hanya menjalankan tugas sebagai Kadispersip untuk mengelola perpustakaan Palnam, dan meningkatkan upaya menaikkan minat baca di Kalimantan Selatan. Dia mengatakan sudah membuatkan kartu anggota kepada Prie GS beserta istri dan Tirta manajer Prie GS. “Tujuan kita sederhana saja, agar masyarakat semakin gemar membaca, dan kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Palnam semakin banyak,” pungkas Bunda Nunung.

Jejakrekam