13 LKD dan 49 SKPD di Kalsel Siap Dibekali Penyelamatan Arsip Pascabencana

Sebagai tindak lanjut dari sedaring penyelamatan arsip pascabencana beberapa waktu lalu, 13 Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) se-Kalsel dan perwakilan 49 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, bakal diikutsertakan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelamatan Arsip.

Bimtek tersebut digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, bekerja sama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), pada Senin (05/04/2021), di salah satu hotel berbintang di Banjarbaru.

Empat pemateri akan dihadirkan dari Direktorat Preservasi ANRI, untuk pemberian teori dan praktik langsung, hingga disarankan masing-masing peserta membawa arsip yang terdampak bencana, baik karena banjir atau lainnya sebanyak 1 boks sebagai bahan atau contoh.

“Saya sangat berterima kasih kepada ANRI atas kesediaan dan dukungannya untuk Banua, karena memang tidak semua provinsi mendapat kesempatan dan peluang ini,” ungkap Kepala Dispersip Kalsel, Hj. Nurliani, melalui WhatsApp kepada jurnalkalimantan.com, Selasa (30/03/2021).Kadispersip Kalsel, Hj Nurliani

Ditambahkan perempuan yang dikenal aktif dan energik ini, sedaring yang ke-24 lalu, bukan sekadar hanya untuk unjuk gigi, namun benar-benar ingin memberikan dampak positif terhadap bidang kearsipan di Kalsel.

Selain itu, bimtek ini juga dilanjutkan dengan membuka posko preservasi arsip, yang akan digelar di Depo Arsip Banjarbaru, untuk memberikan kesempatan bagi arsiparis atau SKPD lain, hingga masyarakat umum, guna mendapatkan pengetahuan terkait penyelamatan arsip sebelum hingga pascabencana.

Jurnalkalimantan.com