9 Mei 2016

Perpustakaan Internet untuk Seluruh Dunia

Perpustakaan Internet untuk Seluruh Dunia

Sebuah tempat di mana lukisan, buku, film dan musik dari segenap penjuru Eropa bisa ditengok pada komputer. Itulah gagasan di balik perpustakaan internet Europeana. Brussel berharap para pengguna situs ini bisa ikut menikmati warisan budaya Eropa. Walau begitu, belum semua warisan budaya Eropa bisa ditengok dalam Europeana.

Di perpustakaan legendaris Iskandariyah, Mesir pada abad pertama Masehi, terdapat lebih dari setengah juta gulungan buku. Pengetahuan dari segenap penjuru angin untuk pertama kalinya dalam sejarah dihimpun dalam satu perpustakaan purbakala itu. Itulah cita-cita Europeana, yaitu menjadi perpustakaan Iskandariyah pada abad XXI ini. Dan jantung rencana itu ada di Den Haag.

Di KB, atau Koninkijke Bibliotheek, yaitu perpustakaan kerajaan Belanda, disimpan perlengkapan komputernya. Begitu dibuka, langsung diklik oleh 10.000 pengunjung internet yang mencari informasi. “Itu tidak kami perhitungkan,” kata Hans Jansen, direktur e-Strategy yang mengurus Europeana. Tetapi tepatlah kalau perpustakaan kerajaan berperan besar dalam proyek Europeana ini.

“Pendahulu Europeana adalah situs web yang dikembangkan oleh perpustakaan kerajaan dan berhasil mengembangkan semua perpustakaan nasional Eropa. Karena jangkauan kami begitu besar, Komisi Eropa meminta kami menjadi perintis dalam mengembangkan Europeana,” kata Hans Jansen.

Digital koleksi

Lebih dari itu, Negeri Belanda adalah salah satu perintis Europeana dengan mendigitalkan koleksi pelbagai museum dan arsip. Misalnya koleksi Rijksmuseum di Amsterdam dan Institut Gambar dan Suara di Hilversum.

Berita Lainnya
Leave a reply